AGROFORESTRY semangka di KHDTK bukit suligi Riau

Agroforestry semangka dengan buah matoa
di KHDTK bukit suligi

Sebelum saya membahas Agroforestry yang pernah di laksanakan di KHDTK bukit suligi ini,sebelumnya saya sedikit membahas seluk beluk buah semangka tersebut.

Semangka (citrullus lanatus) adalah jenis buah yang berasal dari daerah setengah gurun di benua afrika, namun sangat terbukti cocok di kembangkan di daerah tropis,khususnya di negara tercinta kita Indonesia.
kandungan buah semangka sangat banyak karena memilki kandungan:
1.karbohidrat
2.lemak
3.serat pangan
4.protein
5.air
6.gula
7.vit A equiv
8.niasin (vit b3)
9.vitamain C
10.riboflafin (vit b2)
11.kalsium
12.asam pantotena (vit b5)
13.tiamina (vit b1)
14.folat (vit b9)
15.fosfor
16.zink
17.magnesium
18.besi
19.kalium
sumber: wikipedia.id

sedemikian banyaknya kandungan yang bisa kita jadikan asupan bagi tubuh kita,buah semangka biasa kita nikmati secara langsung.
dan pada era sekarang buah semangka telah banyak beraneka varian jenis minuman maupun makanan,seperti berbentuk minuman sari buah yaitu jus semangka.
bahkan bijinya bila di sangrai bisa di jadikan cemilan sehat yang umum kita ketahui sebagai kwaci biji semangka.

nah sekarang baru saya bahas dengan judul entri kali ini yaitu Agroforestry semangka dan matoa.
kita mulai dengan latar belakang lokasi dulu.

lokasi Agroforestry semangka ini adalah di kawasan hutan lindung bukit suligi, atau lebih khususnya di KHDTK bukit suligi yang di peruntukan sebagai sarana hutan pendidikan dan latihan kehutanan.
sebelum di jadikan lokasi Agroforestry lokasi ini pernah di rambah dan di alih fungsikan sebagai kebun kelapa sawit oleh orang-orang yang tak mau peduli akan lingkungan,namun pada tahun 2008 oleh pengelola telah di lakukan pembongkaran kebun sawit yang masuk kawasan hutan,hingga saat ini akhirnya oleh organisasi pecinta alam ( gempala suligi) di manfaatkan sebagai demplot tanaman matoa sebagai sarana program penghijauan dan bekerja sama dengan petani sekitar untuk di manfaatkan sebagai kebun tanaman semusim,yang oleh bahasa sekarang di sebut sebagai pola Agroforestry.

nah apakah ada nilai lebih dari Agroforestry semangka..?
jawabanya jelas ada karena:
1.habitus semangka adalah hidupnya merambat namun ia tidak dapat memanjat tidak seperti jenis ketimun-tumunan lainya,otomatis dia tidak mengganggu tanaman utamanya yaitu pohon matoa tersebut.
2.karena hidupnya merambat maka rambatanya akan memenuhi daerah sekitar tanaman pokok (matoa) sehingga akan menghambat pertumbuhan semak ataupun rumput yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman utamanya.
3.setiap petani memberikan pupuk untuk tanaman semangka tersebut,secara otomatis tanaman utamanya secara tidak langsung mendapatkan asupan  dari pupuk tersebut juga.
4.pada masa tanaman semangka masih produktif,pengelola tanaman utama tidak harus sering merawat tanamanya.
5.jika pasca panen , sisa batang pohon semangka dapat kita gunakan sebagai bahan pupuk kompos.
6.pasca panen semangka petani bisa dengan mudah mengganti jenis tanaman semusim lagi lainya (tergantung perjanjian di awal dengan pengelola kawasan tersebut)

sekarang sudah terbuktikan apa manfaat Agroforestry ini,dan selanjutnya bisa di kembangkan lagi sebagai program yang berkelanjutan.
karena program seperti ini sangat cocok dengan program kehutanan,yang sementara mungkin bisa di kategorikan sebagai HHBK (hasil hutan bukan kayu) hingga masa untuk pemanfaatan selesai.

wasalam...

terimakasih sudah singgah ke blog saya sahabat...
semoga bisa bermanfaat dan jadi acuan untuk di kembangkan di tempat sahabat semuanya.
 jika ingin lebih dekat dengan penulis silahkan klik disini

" HUTAN LESTARI MASYARAKAT SEJAHTERA"

sumber: pengalaman pribadi penulis dan beberapa info tambahan dari hasil browsing.


RANCANGAN ANGGARAN KEGIATAN PENANAMAN

RANCANGAN ANGGARAN KEGIATAN PENANAMAN / PENGHIJAUAN

Setiap kegiatan itu membutuhkan rencana kegiatan, dan dalam suatu kegiatan tidak akan lepas dari sebuah kata yaitu dana, nah dalam kaitanya dengan anggaran dana kegiatan penanaman ini saya akan berbagi pengalaman.
ketika akan membuat atau melakukan kegiatan penanaman ada beberapa hal yang biasanya wajib ada yaitu:
1. biaya pembersihan lahan
2. biaya bahan-bahan kegiatan
3. biaya penanaman
4. biaya sarana

untuk rancangan kegiatan klik disini sahabat  dan untuk tehniknya di sini 
dalam setiap pembuatan plot tanaman hutan ataupun buah , besarnya biaya tergantung dari :
1. jarak tanam
2. jenis bibit
3. pupuk
 
sedangkan untuk biaya-biaya yang lain biasanya di setiap daerah sudah memiliki patokan harga untuk:
1. biaya pembersihan lahan
2. biaya pembuatan jalur tanam
3. biaya pemasangan ajir.
4. biaya pembuatan lobang tanam.
5. biaya pemupukan pra tanam
6. biaya penanaman

dan untu lebih jelasnya seperti ini tentang anggaran dananya:

dalam kegiatan penanaman yang wajib di tentukan terlebih dahulu adalah:
A.pembelian bahan-bahan
1.pembelian bibit
a.harga bibit
setelah kita menentukan jenis bibit barulah kita membahas yang lainya kenapa..?
anggaran kegiatan besar ataupun kecil tergantung dari jenis bibit, contohnya antara bibit tanaman kayu hutan dan tanaman buah-buahan sudah berbeda.
misalkan tanaman hutan berkisar mulai rp2000/btg - 50.000/btg.
spesies tanaman yang sudah langka adalah faktor yang membuat harga jenis tanaman kayu hutan mahal seperti pohon kulim (    ) dll.

sedangkan tanaman buah bisa di mulai dengan harga berkisar rp5000/btg - tidak terkira tergantung kelas dan keberhasilan buah dari bibit indukanya.
contoh seperti bibit durian, harga di mulai dari jenis bibit yang berasal dari biji hanya di hargai berkisar rp5000/btg, sedangkan yang okulasi dimulai dengan rp75.000/btg sampai berkisar rp200.000/btg.

 b.jarak tanam
jarak tanam ikut berpengaruh besar juga dalam anggaran dana kegiatan penanaman di karenakan akan menyebabkan banyaknya jumlah bibit yang di butuhkan nantinya.
contohnya pada jarak tanam:
3x3 akan menghasilkan 1.089btg/hr.. ( biasanya non buah)
5x5 akan menghasilkan 400btg/hr      ( biasanya non buah)
5x7 akan menghasilkan 280btg/hr      ( buah standard       )
7x7 akan menghasilkan 196btg/hr      ( buah besar            )

2. pembelian pupuk
penggunaan pupuk pra tanam wajib menggunakan pupuk kandang ataupun kompos di karenakankandunganya akan mudah diserap oleh bibit yang baru di tanam.
harganya berkisar rp1,500/kg - rp2000/kg untuk pembelian kerah perkilogram.
sedangkan untuk pembelian paket perkarung berkisar rp25.000/sak - rp50.000/sak yang ber isikan sekitar 30kg-40kg/sak nya.

3.pembelian ajir
ajir sangat di butuhkan bahkan wajib di pergunakan dalam setiap kegiatan penanaman,
sedangkan harga ajir berkisar rp300/btg - rp500/btg.

4.pembelian herbisida
herbisida di perlukan pada saat sehari sebelum penanaman.
 
B.biaya kegiatan ( tenaga kerja)
1.biaya pembersihan lahan
   biaya pembersihan lahan biasanya adalah bagian yang cukup lama proses kegiatanya, makanya 
   biasanya memiliki anggaran yang cukup besar jg berkisar rp1,5jt - 2jt/hr nya,tergantung keadaan 
   lokasi.
 
2.pembuatan jalur
dalam pembuatan jalur tanam biasanya di gabungkan dengan pemasangan ajir, sedangkan biayanya biasanya di mulai rp40.000/jalur - rp50.000/jalur tergantung lokasi.

3.pembuatan lobang
dalam pembuatan lobang tanam biasanya berkisar rp1000/lbg - rp2000/lbg.
sedangkan ukuran lobang biasanya juga mempengaruhi terhadap biaya.

4.pemupukan pra tanam
proses pemupukan pra tanam minimal di lakukan 1minggu sebelum penanaman, sedangkan biayanya biasanya di mulai dengan sekitar rp1000/lbg - rp2000/lbg.

5. penyemprotan pra tanam
penyemprotan pra tanam biasanya di lakukan untuk memperlambat pertumbuhan gulma agar jarak perawatan sedikit jauh dari penanamanya.
biayanya biasanya di tentukan dengan banyaknya herbisida yang habis digunakan,sedangkan nominalnya berkisar rp75.000/ltr - rp100.000/ltr tergantung lokasi.

6.penanaman
nah dalam penanaman biasanya ada 2 pilihan dalam menentukan cara pembiayaanya yaitu:
sistem paket yaitu meliputi tahapan: pasang ajir, lobang tanam, pemupukan pra tanam dan penanaman, sedangkan untuk penyemprotan pra tanam biasanya di luar dari paket yang di tawarkan oleh pekerja.
biasanya di patok dengan harga rp2.500/btg - rp3.000/btg.

sedangkan biaya penanaman per item biasanya di patok dengan :
1.pemasangan ajir berkisar rp400/btg - rp600/btg.
2.pembuatan lobang tanam berkisar rp1.000/lbg -  rp1.500/lbg.
3.pemupukan pra tanam berkisar rp1.000/lbg - rp 1.500/lbg.
4.penanaman berkisar rp1.000/btg - rp1.500/btg juga.

nah sekarang sudah ketahuan perkiraan biaya yang di butuhkan dalam per hektarnya.

untuk contoh kalkulasi pada kegiatan penanaman dengan jarak tanam 5x5 membutuhkan jumlah bibit sebanyak 400btg/hr, dengan asumsi menggunakan harga bibit rp5000/btg adalah:

a.biaya pembelian bahan
1.biaya pembelian bibit 400 btg x rp5.000/btg : rp 2.000.000
2.biaya pembelian pupuk 400 lbg x rp1.500/kg x 2kg/lbg :rp3.000/lbg x 400 btg : rp1.200.000/hr
3.biaya pembelian ajir 400 btg x rp400 : rp160.000
4.biaya herbisida 2 ltr/hr x rp85.000/ltr : rp170.000
total biaya yang di keluarkan adalahrp3.530.000

b.biaya kegiatan lapangan
1.biaya pemasangan ajir 400 btg x rp500/btg : rp200.000
2.biaya membuat lobang tanam 400 lbg x 1.500/lbg : rp600.000
3.biaya pemupukan pra tanam 400 lbg x rp1.500/lbg : rp600.000
4.biaya penyemprotan 2 ltr x rp75.000/ltr : rp150.000
5.biaya penanaman 400 btg x rp1000/btg : rp400.000
total biaya yang di keluarkan rp1.950.000 ( biaya dengan cara per item)

total semua biaya perhektarnya adalah :
biaya bahan rp3.530.000
biaya pekerja rp1.950.000
jumlahnya adalah rp3.530.000 + rp1.950.000 = rp5.480.000/hr

untuk biaya paket :
penanaman adalah rp2.000/btg x 400 btg : rp800.000
biaya semprot pra tanam 2 ltr x rp75.000/ltr : rp150.000
total biaya yang di gunakan adalah rp950.000
jumlah jika menggunakan paket adalah:
biaya bahan rp3.530.000
biaya pekerja rp950.000
jumlah anggaran yang di gunakan adalah rp3.530.000 + rp950.000 = rp4.450.000

sekarang sudah jelas apa yang di butuhkan dan cara menghitung anggarannyakan sahabat..


terimakasih telah singgah,untuk lebih dekat dengan saya silahkan klik disini

sumber: dari pengalaman pribadi penulis

 
 



 

TEHNIK CARA PEMBUATAN PLOT TANAMAN BUAH

TEHNIK PEMBUATAN PLOT TANAMAN HUTAN ATAU BUAH-BUAHAN

Tehnik dalam pembuatan plot atau kebun tanaman hutan ataupun buah-buahan memiliki tata cara bermacam-macam, tergantung topografi lokasi dan jenis tanaman.
kali ini akan saya berbagi tehnik ataupun tata cara dalam pembuatan plot yang saya ambil dari pengalaman pribadi,untuk itu ada beberapa hal pokok yang harus direncanakan klik disini untuk rancanganya.

tata cara pembuatan plot tanaman hutan ataupun buah yang telah saya lakukan adalah:
  A. tehnik lapangan
    I. survey lokasi ataupun areal
    1. survey lokasi yang akan kita tetapkan sebagai lokasi plot atau kebun.
    
     mengapa kita perlu melakukan survey lokasi...?
     jawabanya adalah dengan melakukan survey lokasi kita dapat menentukan jenis tanaman yang 
     cocok kita budidayakan berdasarkan:
     a. topografi ( kontur tanah )
     b. suhu
     c. keadaan linkungan ( hama )
    adakalanya ada sebagian orang yang sudah punya rencana jenis tanaman yang di budidayakan,
    tinggal mencari lokasi plotnya aja,akan tetapi survey lokasi tetap harus ada karena untuk 
    memaksimalkan hasil sekaligus meminimalisir kendala yang akan di hadapi.

   1a. topografi ( kontur tanah )
        manfaat survey lokasi berdasarkan topografi adalah untuk mimilih jenis tanaman apa yang cocok 
        pada kontur tanah yang ada, karena banyak jenis tanaman yang tidak cocok di perbukitan di 
        di karenakan besarnya tiupan angin yang besar dapat menggangu pertumbuhan jika tanaman sudah 
        besar seperti mudahnya pohon menjadi tumbang, begitu juga sebaliknya.

   1b. suhu
        manfaat survey lokasi berdasarkan suhu adalah untuk mencari jenis tanaman yang cocok pada 
        suhu tertentu, dikarenakan jika kita salah menentukan jenis tanaman yang cocok akan 
        mengakibatkan hasil kurang maksimal (pada tanaman buah) juga pertumbuhan yang tidak
        sempurna bagi tanaman hutan.

   1c. keadaan lingkungan (hama)
         manfaat utama survey lokasi berdasarkan keadaan lingkungan sekitar adalah untuk mencegah 
         ataupun meminimalisir gangguan hama yang ada di sekitar lokasi plot kita, sebagai contoh
         jika di lokasi sekitar plot kita masih banyaknya primata, itu pasti akan menggangu pada plot
         tanaman buah jikalau nanti tanaman mulai menghasilkan buah.
         jikalaupun tak ada alternatif lokasi lain dan tetap pada lokasi itu maka kita bisa memikirkan 
         cara menghalau ataupun mencegah primata-primata tersebut agar tidak menggangu pada buah 
         yang telah dihasilkan (pesan saya jangan sampai sahabat suligi melukai apalagi membunuh 
         primata-primata tersebut), seperti menggunakan alat bantu yang hanya menghasilkan suara saja.

  II. pembersihan lokasi
      dalam pembersihan lokasi,penulis memiliki 2 cara berdasarkan pengalaman pribadi yaitu:
   1. tehnik pembersihan total.
      dalam tehnik pembersihan total memiliki keuntungan juga kerugian yaitu:
      a. keuntunganya adalah akan mempermudah dalam melakukan tahapan-tahapan penanaman yang
         berikutnya.
      b. kerugianya adalah akan memperlama dalam melakukan tahapan-tahapan penanaman selanjutnya
         dikarenakan akan membutuhkan waktu sedikit lama.

   2. tehnik jaluran
      dalam tehnik melakukan pembersihan jaluran juga memiliki keuntungan juga kerugian yaitu:
      a. keuntunganya adalah membutuhkan waktu lebih singkat 
      b. kerugianya adalah akan sedikit mempersulit dalam melakukan tahapan-tahapan penanaman 
          selanjutnya, 
      jika tehnik ini yang dilakukan maka harus dilakukan penentuan jarak tanam terlebih dahulu.

C. pembuatan jalur tanam 
     dalam pembuatan jalur tanam ada beberapa yang harus di pahami yaitu:
  1. jarak tanam
      jarak tanam adalah tahapan utama yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil (pada 
      tanaman buah) buah yang kita dapatkan, karena jarak ideal tanaman bermacam-macam tergantung
      jenis dan usia maksimal tanaman tersebut.

  2. penentuan titik tanam
      dalam penentuan titik tanam ini akan mempermudah dalam tahapan-tahapan penanaman selanjutnya
      yaitu dengan cara memberi tanda dengan ajir (bilah kayu atau bambu kecil) yang kita tancapkan 
      ketanah yang tepat pada posisi titik tanam, dan sekaligus jadi penanda lokasi tanaman yang sudah 
      kita tanam.

  3. lobang tanam
      dalam pembuatan lobang tanam ada hal yang wajib di lakukan yaitu:
      a. lebar lobang harus di sesuaikan dengan besar bibit yang akan kita tanam dan juga banyaknya 
          pupuk pra tanam yang akan di masukan ke lobang.
      b. kedalaman lobang tanam harus juga sesuai dengan tingginya akar atau tanah bekas kolibek
          dan juga pupuk pra tanam juga.

 4. pupuk pra tanam
     dalam pemberian pupuk pra tanam memiliki standard yaitu:
     a. jenis pupuk harus di utamakan pupuk kandang ataupun kompos.
     b. masa pemberian pupuk minimal 1minggu sebelum penanaman.

 5. pembersihan gulma 
     dalam pembersihan gulma pra tanam memiliki keunggulan yaitu akan memperpanjang waktu 
     masa perawatan dan mempermudah di kemudian hari.

 6. penanaman 
     penanaman adalah tahapan terakhir dari proses pembuatan plot tanaman hutan ataupun tanaman buah,
     dalam penanaman ada beberapa cara yang telah saya lakukan yaitu:
     a. membuka kolibek ataupun hanya menyobek bagian bawah kolibek saja, itupun masing-masing 
         kekurangan yaitu:
         ~jika dengan di sobek semuanya terkadang akan memecahkan tanah dan akan berakibat banyaknya
           faktor kematian.
         ~jika di sobek hanya di sobek bagian bawahnya saja terkadang dapat menggangu pertumbuhan 
           tanaman di kemudian hari,namun sedikit meminimalisir faktor kematian di karenakan tanah
           tidak akan pecah.

     b. cara menanam
        ~ cara menanam yang harus dilakukan adalah dengan memeras atau mengeraskan tanah (jika  
            kolibek di buka semua)
        ~ posisi tanaman di usahakan dalam keadaan tegak lurus.
        ~ jika sudah tertanam kita harus memadatkan tekstur tanah yang di gunakan untuk menimbun 
           tanaman tadi dengan cara menginjak-nginjak di sekitar tanaman,agar jika hujan datang tanah 
           sudah tidak terkikis oleh aliran air hujan.
        ~memasang bekas kolibek pada ujung ajir agar mempermudah dalam memferikasi titik tanam
          yang sudah tertanam dan yang belum (jika kolibak di buka semuanya).

demikianlah tehnik ataupun tata cara pembuatan plot tanaman hutan atau buah yang telah saya lakukan,
semoga bermanfaat..
salam lestari........

terimakasih telah mengunjugi blog saya,untuk mengikuti kegiatan sehari-hari saya silahkan bergabung klik disini

sumber:pengalaman pribadi penulis

  

  
 

RANCANGAN PEMBUATAN DEMPLOT TANAMAN HUTAN DAN BUAH

RANCANGAN PEMBUATAN DEMPLOT TANAMAN HUTAN

Dalam rancangan pembuatan plot tanaman hutan ada beberapa tahapan yang harus di persiapkan yaitu:
     A. Survai lokasi
           1. penentuan lokasi
           2. alokasi anggaran
           3. persiapan bibit 
           4. penyediaan alat lapangan
     
      B. tehknik lapangan
           1. pembersihan lokasi ada 2 cara yaitu:
               a. pembersihan total
               b. jaluran
           2. penetapan titik tanam
           3. lobang tanam
           4. pupuk pra tanam
           5. pembersihan pra tanam
           6. penanaman

      C. perawatan
           1. waktu
           2. pembersihan gulma ada 2 cara yaitu:
               a. pemakaian herbisida
               b. konvesional
           3. pendangiran , ada 2 cara yaitu:
               a. piringan saja
               b. dangir lengkap
           4. cek jumlah tanaman
           5. pemupukan

maaf sahabat suligi semuanya...
karena banyak halteknis yang perlu di perjelas, maka akan saya buat beberapa tahap petunjuknya..
silahkan buka post saya selanjutnya

sumber: pengalaman pribadi penulis

untuk demo visual klik disini



   
          
           

Budidaya Matoa

MATOA ( pometia pinnata) adalah tanaman buah khas Papua yang terdiri dari 2 jenis yaitu:
1. Matoa kelapa
2. Matoa papeda

Dengan memilki ciri sebagai berikut :
A. Ciri-ciri pohon
B. Ciri-Ciri buah
C. Manfaat :
     c1. Buah
     c2. Pohon

A. Ciri-ciri pohon

1. Pohon matoa termasuk pohon yang memilki batang pohon tinggi, yaitu mampu hidup dengan ketinggian batang mencapai 18 meter.
Dengan ciri kulit batang dengan permukaan kasar ( seperti pohon rambutan) dan daun yang lebat.

B. Ciri-ciri buah
matoa memiliki kulit buah yang halus bercangkang ( seperti kulit kelengkeng) , pada waktu muda memiliki warna kulit hijau dan ketika buah telah matang akan berwarna agak kekuningan  dan ada jg yang keunguan ( tergantung jenisnya)  .
Matoa memiliki daging buah yang berwarna bening kenyal seperti buah kelengkeng, dengan rasa yang cukup manis karena memiliki banyak kadar gula,dan memiliki kandungan vitamin C dan vitamin E.

C. Manfaat

C1. Manfaat buah
memiliki kandungan vitamin C yang menawarkan anti antioksidant dan bagus untuk meningkatkan stamina tubuh.
Dari kandungan vitamin E dapat mempertahankan pembuluh arteri dengan begitu serangan jantung koroner dapat di cegah,dan dapat membantu keseimbangan kulit.

C2. Manfaat kulit dan daun
Banyak sebagian masyarakat yang menggunakan kulit dan daun dari pohon matoa sebagai obat alternatif pada saat demam, yaitu dengan cara merebus kulit dan daun matoa dengan air selanjutnya di gunakan untuk mandi.

C3. Manfaat batang
Karena memiliki batang yang dapat tumbuh besar,maka batang pohon matoa banyak di gunakan sebagai bahan bangunan dan kerajinan.

Sekian dulu...
Semoga bermanfaat bagi yang tertarik ingin usaha tanaman matoa.
Di edisi selanjutnya akan saya bagi tehnik budidaya nya, seperti yang telah kami lakukan.

Salam lestari....

Proses pembentukan Gaharu

Proses pembentukan Gaharu secara alami membutuhkan waktu yang lama, di mana selama proses tersebut berlangsung akan dihasilkan variasi mutu dan pada akhir proses dapat diperoleh gaharu dengan mutu paling tinggi(sumadiwangsa dan harbagung,2000). Terbentuknya gaharu dari pohon penghasilnya dapat di picu oleh faktor biotik dan faktor abiotik(santoso, 2011). Pembentukan gaharu oleh faktor abiotik seperti  pelukaan mekanis pada batang, pengaruh bahan-bahan kimia dan lainya tidak akan menyebabkan terjadinya penyebaran mekanisme pembentukan ke bagian pohon yang tidak terkena efek langsung faktor abiotiktersebut. lain halnya jika pembentukan gaharu yang dipicu oleh faktor biotik seperti cendawan atau jasad renik lainya, mekanisme pembentukan gaharu dapat menyebar ke bagian lain pada pohon sehingga mutu gaharu yang terbentuk akan lebih maksimal.

Proses pembentukan gubal pada pohon penghasil gaharu hingga saat ini masih terus di teliti, Gubal gaharu diduga dapat terbentuk  melalui proses infeksi cendawan yang masuk ke dalam jaringan pohon akibat adanya luka baik di sengaja (alami) maupun yang di sengaja (rekayasa). beberapa species Fusarium seperti F.oxyporum, F.bulbigenium dan F.lateritium telah berhasil di isolasi (santoso,1996). selain itu Rahayu(1999) menyatakan bahwa beberapa inokulan Acremonium sp. asal Gubal gaharu pada jenis Gyrinops verstegii (sin. A.filaria) dan A.malaccensis mampu menginduksi gajala pembentukan ggubal gaharu pada pohon penghasil gaharu jenis A.crassna, A.microcarpa pada umur muda. selanjutnya Rahayu (2007) menyatakan bahwa Acremonium sp. merangsang perubahan waena kayu dan pembentukan senyawa terpenoid. oleh sebab itu, perubahan warna kayu dan adanya senyawa terpenoid merupakan indikator efektifitas dan interaksi antara inokulan dalam pembentukan gubal gaharu.

Terbentuknya gaharu yang bermutu lebih tinggi kemungkinan akan dapat dicapai seiring dengan pengembangan penelitian jenis inokulan unggul yang terus dilakukan. secara teoristis keunggulan inokulan dalam menginduksi pembentukan gaharu berkaitan dengan jenis dan kemurnian mikroorganisme yang digunakan(mucharomah dan marantika, 2009). kehadiran cendawan lainya, khususnya cendawan pelapuk kayu justru akan mendegradasi kembali resin gaharu yang telah terdeposisi bahkan dapat menghancurkan sel-sel kayu sehingga gaharu yang mulai terbentuk menjadi hancur dan lapuk. dengan demikian maka penggunaan inokulan yang unggul dan tehknik inokulasi yang baik akan meningkatkan mutu gaharu yang dihasilkan dan mengefisienkan proses pruduksi(mucharromah,2011). selain itu , aroma gaharu dapat dipengaruhi oleh jenis pohon penghasilnya. dengan demikian bahwa tehknik inokulasi dan jenis inokulan yang tepat pada jenis pohon dalam kondisi tertentu serta waktu antara inokulasi dan panen yang lebih panjang, maka mutu gubal yang tinggi akan dapat dihasilkan(mucharromah,2008).

Nakanishi(1984) melaporkan bahwa ada tiga seskuiterpena yang memiliki aroma wangi, yaitu o-agarofuran, (-)-10epi-gamma-eudusmol, dan oksoagarospirol. selain seskuiterpena, gaharu dari A.malaccensis asal Indonesia mengandung komponen pokok minyak gaharu berupa kromon. kromon inilah yang menyebabkan aroma harum dari gaharu bila dibakar(burfield,2005). menurut konishi(2002)kromon dan turunanya berperan dalam menentukan mutu suatu gaharu.

sumber: materi ajar BDKpekanbaru yang di susun oleh Sentot Adi Sasmuko 

Jenis gaharu

Gaharu dihasilkan oleh pohon-pohon terinfeksi yang tumbuh di daerah tropika dan memiliki marga Aquilaria, Gyrinops, dan Gonystilus yang keseluruhanya termasuk dalam famili Thymelaeaeceae (heyne, 1987).
marga Aquilari terdiri dari 15 species, tersebar di daerah tropis asia mulai dari India,Pakistan,Myanmar,Lao PRD, Thailand, Kamboja,Cina selatan,Malaysia,Pilipina,Indonesia.6 diantaranya di temukan di Indonesia(A.malaccensis, A.microcarpa, A. hirta, A. beccariana, A.cumingiana, A. filarial).ke enam jenis tersebut terdapat di seluruh kepulauan Indonesia kecuali Jawa, Bali, dan NTB.
Marga Gonystilus memiliki 20 species , tersebar di asia tenggara mulai dari Malaysia, Peninsula,Serawak,Sabah, Indonesia, Papua new guinea, Philipina, dan kepulauan Solomon dan Nicobar, sembilan species di antaranya terdapat di indonesia yaitu Sumatera, Kalimantan, Bali, Maluku dan Irian jaya.
marga Gyrinops memiliki 7 species, enam di antaranya tersebar di Indonesia bagian timur serta satu species terdapat di Srilanka, dalam perdagangan Gaharu di kenal sebagai agarwood, aloewood, atau eaglewood.

Menurut Sumarna (2002), Sidiyasa dan Suharti (1986), pohon-pohon penghasil Gaharu di Indonesia antaralain adalah:
-Aquilaria: Sumatera, Kalimantan
-A. hirta: Sumatera , Kalimantan
-A. filaria: Nusa tenggara, Maluku, Irianjaya
-A. microcarpa: Sumatera, Kalimantan
-A. agalloccha roxb: Sumatera, Jawa, Kalimantan
-A. becariana: Sumatera, Kalimantan
-A. secundana: Maluku, Irianjaya
-A. moszko
wskii: Sumatera
-A.tomentosa: Irianjaya
-Aetoxylon sympethalum: Kalimantan, Maluku, Irianjaya
-Enkleia malacensis: Irianjaya, Maluku
-Wikstroemia poliantha: Nusa tenggara, Irianjaya
-W. tenuriamis: Sumatera, Bangka, Kalimantan
-W.androsaemofilia: Kalimantan, NTT, Irianjaya, Sulawesi
-Gonstylus bancanus: Bangka, Sumatera, Kalimantan
-G. macrophillus: Kalimantan, Sumatera
-Girynops cumingiana: Nusa tenggara, Kalimantan
-G. rosbergii: Nusa tenggara
-G.verstegii: NTT, NTB
-G. moluccana: Maluku, Halmahera
-G. decipiens: Sulawesi tengah
-G.ledermanii: Sulawesi tengah
-G. salicifolia: Irianjaya
-G. audate: Irianjaya
-G. podocarpus: Irianjaya

sumber: bahan ajar BDK Pekanbaru oleh Sentot Adi Sasmuko

GAHARU

Gaharu mungkin anda pernah mendengarnya tapi sebagian orang ada yang belum mengetahui Gaharu itu apa..?

Gaharu adalah gumpalan berbentuk padat , berwarna coklat kehitaman sampai hitam dan berbau harum yang terdapat pada bagian kayu atau akar dari jenis tumbuhan penghasil Gaharu yang telah mengalami proses perubahan kimia atau fisika akibat terinfeksi oleh sejenis jamur (siran, 2011). bahwa gaharu (dalam bahasa inggris di kenal dengan nama agarwood atau eaglewood ) adalah kayu resin yang bernilai komersial cukup tinggi karena di gunakan sebagai dupa, bahan aditif minyak wangi, dan minyak eseensial untuk kegiatan keagamaan, bahkan untuk sehari-hari. Gaharu adalah hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang memiliki nilai ekonomi cukup tinggi di bandingkan hasil hutan bukan kayu lainya, sehingga sangat potensial di kembangkan, harga pasar gaharu bervariasi tergantung mutunya,mulai dari rp300 ribu - 25 jt (sumarna, 2005). bahkan saat ini harganya telah berkisar rp150jt/kg untuk mutu super king.

Pada prinsipnya pemanfaatan gaharu adalah untuk pengobatan, incense, dan parfum(Barden, et al,2000). incense gaharu di gunakan dalam ritual kepercayaan dan upacara-upacara religious keagamaan, sebagai pengharum ruangan, sembahyang serta benda-benda rohani seperti rosario dan tasbih (barden, et al,2000). sementara itu dalam bidang pengobatan gaharu digunakan sebagai analgecik dan inti imflamantory dan diketahui bermanfaat untuk mengatasi berbagai seperti sakit gigi, ginjal, remathik, asma, diare, tumor, liver, diuretic, hepatitis, kanker, cacar, malaria, obat kuat pada masa kehamilan dan bersalin, juga memiliki sifat anti racun, anti mikroba, stimulant kerja syaraf dan pencernaan (heyne, 1987)

kini keberadaan pohon penghasil gaharu di alam semakin menipis sebagai akibat perburuan yang agresif  dan tidak bijaksana. cara ini telah mengancam kelestarian pohon gaharu di habitat alaminya. oleh karena itu, untuk mencegah punahnya pohon penghasil gaharu maka sejak tahun 1994 Aquilaria dan Gyrinops, dua genus penghasil gaharu terpenting telah masuk ke dalam daftar CITES (the convention on the international trade in endangered species of wild flora and fauna). Appendix II TRAFFIC-CITES-CP13 PROP.49(2004) telah mencatat terdapat 24 jenis yang termasuk dalam genus Aquilaria dan 7 jenis dalam Gyrinops, kedua genus ini dapat di temukan menyebar secara alami paling tidak di 12 negara termasuk bangladesh, butan, kamboja, indonesia, lao PRD, malaysia, myanmar, filipina, thailand, vietnam dan papua new guinea (Barden, et al, 2000). untuk mengantisipasi kemungkinan punahnya pohon penghasil gaharu sekaligus pemanfaatanya secara lestari, maka perlu dilakukan upaya konservasi dan budidaya serta rekayasa produksi untuk mempercepat produksi gaharu dengan tehknologi induksi dan inokulasi (situmorang, 2009) 

saat ini pohon penghasil gaharu telah banyak di budidayakan di berbagai negara termasuk di indonesia seperti di daerah saya sendiri di propinsi riau, banyak pelaku usaha yang menawarkan kerjasama dengan masyarakat  secara langsung dalam pola kemitraan ataupun kelompok tani.

bagi anda yang tertarik dengan budidaya gaharu dan belum banyak informasi yang di dapat seperti manfaat, jenis dan tata cara budidaya serta proses inokulasinya akan saya tulis di halaman berikutnya.

terimakasih.. wasalam.

sumber: materi ajar untuk BDKpekanbaru dlm  acara pembentukan FK-PWGP se RIAU yg di susun oleh bpk Sentot Adi Sasmuko.

salam lestari

Powered By Blogger

lagi trend

GAHARU

Gaharu mungkin anda pernah mendengarnya tapi sebagian orang ada yang belum mengetahui Gaharu itu apa..? Gaharu adalah gumpalan berbent...

Joint blog

halaman

Powered by Blogger.